Ternak Ikan Sidat

Ternak Ikan Sidat – Ikan sidat adalah ikan predator yang dapat hidup di air tawar maupun air
laut. Bentuk ikan sidat hampir mirip seperti belut. Cara membedakannya
dapat kita lihat dari ukuran dan bentuk fisiknya. Ukuran ikan sidat jauh
lebih besar dari pada belut sedangkan ciri fisiknya yaitu ikan sidat
memiliki sirip seperti telinga.
Ternak Ikan Sidat

Ternak Ikan Sidat

Tingginya permintaan ikan sidat merupakan sebuah peluang bisnis yang
dapat kita manfaatkan. Bahkan dulu Dirjen Perikanan Budidaya Kementrian
Kelautan & Perikanan, Slamet Subiakto pernah mengemukakan dalam
siaran pers, Permintaan ikan sidat untuk dalam negeri belum terpenuhi.
Untuk wilayah jakarta saja permintaan ikan sidat setiap bulannya
mencapai 3 ton. Belum lagi saat ini semakin banyak bermunculan
restaurant dan warung makan dengan menu ikan sidat dibeberapa daerah
seperti Jakarta, Bandung,  Karawang, Indramayu, Jogjakarta, Semarang dan
beberapa daerah di Jawa timur, sehingga Budidaya Ikan Sidat ini merupakan peluang usaha dengan prospek yang menjanjikan karena kebutuhan ikan sidat sangatlah tinggi.

Kandungan Gizi Ikan Sidat

  • Vitamin A : Vitamin A pada ikan sidat lebih besar 45 kali dari pada vitamin A pada susu sapi.
  • Vitamin B1 : Vitamin B1 pada ikan sidat lebih besar 25 kali dari pada vitamin B1 pada susu sapi.
  • Vitamin B2 : Vitamin B2 pada ikan sidat lebih besar 5 kali dari pada vitamin B2 pada susu sapi.
  • Zink : Kandungan Zink pada ikan sidat lebih besar 9 kali dari pada
    zink pada susu sapi. Zink merupakan unsur penting bagi perkembangan dan
    pertumbuhantubuh yang berperan pada fungsi otak, respon imun, dan
    kemampuan reproduksi.
  • DHA : DHA pada ikan sidat adalah sebanyak 1.337 mg/100g yaitu lebih besar dari ikan salmon
    yang
    hanya 820mg/100g. EPA (Eicosapentaenoic) pada ikan sidat 742 mg/100g
    sedangkan pada ikan salmon 492 mg/100g. Asam lemak omega3 berkisar 10,9
    g/100g sehingga mampu meningkatkan fungsi memori dan konsentrasi pada
    manusia.

Manfaat dan Khasiat Ikan Sidat

  • Memperkuat daya ingat.
  • Memperbaiki sirkulasi kapiler.
  • Sebagai imunitas tubuh.
  • Anti oksidan.
  • Menghilangkan racun dalam tubuh.
  • Memperlambat penuaan.
  • Mempertahankan darah normal.
  • Membangkitkan vitalitas.

Cara Budidaya Ikan Sidat

Kolam

Kolam
yang digunakan untuk budidaya ternak ikan sidat ada bermacam-macam, bisa
menggunakan kolam tanah, kolam terpal, kolam semen atau kolam beton.
Namun di sini saya akan membahas dengan menggunakan kolam terpal saja,
dikarenakan kolam terpal memiliki beberapa keunggulan diantaranya :
  • Ikan sidat tidak berbau tanah (ikan sidat tidak berbau tanah harganya lebih tinggi).
  • Biaya pembuatan kolam lebih murah.
  • Temperatur air lebih stabil.
  • Proses pemanenan akan lebih mudah.
  • Mudah untuk di bersihkan.
Cara membuat kolam terpal untuk ikan sidat sama seperti membuat kolam terpal pada ikan lele,
yaitu :
  1. Buatlah tiang penyangga dan beberapa pagar sebagai tempat untuk mengikat terpal agar terlihat rapi.
  2. Pada bagian dasar di letakkan pasir atau jerami agar terpal tidak
    mudah robek akibat terkena benda tajam misalnya batu atau kayu.
  3. Taburkan insektisida pada tumpukan bagian dasar agar tidak digunakan untuk bersarang oleh serangga seperti semut atau rayap.
  4. Saat memasang terpal pada bagian dasar buatlah menjorok ke tengah
    lalu buatlah saluran pembuangan menggunakan pipa paralon berukuran agak
    besar. Tinggi paralon tersebut di sesuaikan dengan ketinggian air pada
    kolam agar saat hujan air tidak membludak karena otomatis air akan
    keluar lewat saluran pembuangan dari pipa paralon.
  5. Setelah pengisian air maka letakkanlah pompa air pada permukaan air
    sehingga pada saat pompa dinyalakan air akan berputar dan kotoran pada
    kolam akan berkumpul tepat di tengah-tengah sehingga bisa dikeluarkan
    lewat saluran pembuangan.
Syarat kolam terpal untuk ikan sidat adalah ketinggian kolam minimal 80
cm dan ketinggian air 40-50 cm, terlindungi dari sinar matahari atau
ditempat yang teduh, memiliki aerasi air bisa menggunakan pompa
air/blower/kincir air agar air  bisa bergerak dan sebagai sirkulasi.
Siapkan shelter atau tempat untuk bersembunyi bisa menggunakan anyaman
bambu, paralon, maupun genteng yang disusun. Suhu air 27-28 derajat C
dan Ph air adlah 7-8. Pengukuran Ph air perlu dilakukan terlebih disaat
terjadi hujan karena biasanya Ph air akan berubah secara signifikan
sehingga membuat ikan sidat menjadi malas untuk makan.
Selain di atas, kadar garam / salinitas air juga harus diperhatikan.
Meskipun sidat bisa hidup di air tawar, namun ini hanya untuk
berjaga-jaga saja karena biasanya bayi sidat masih sensitif. Untuk bayi
sidat glass eel salinitas air minimal 5ppt sedangkan elver dan
fingerling 2ppt. Untuk Pelarutan oksigen pada kolam sidat yang bisa
ditolerir minimal adalah 0,5 – 2,5ppm.

Teknis Budidaya Ikan Sidat

Dalam budidaya ikan sidat ini memiliki 3 tahapan, yaitu tahapan pendederan 1, pendederan 2, dan tahapan pembesaran.
Peluang Bisnis Cara Budidaya Ternak Ikan Sidat

Pendederan 1

Pada tahap ini proses pembesaran dari ukuran glass eel menjadi ukuran
eelver. Biasanya ukuran benih ikan glass eel adalah 0,17 gram. Kepadatan
benih ikan adalah 6 ekor/1 liter air. Usahakan setelah benih ikan sidat
diterima dilokasi untuk segera ditebarkan untuk mengurangi resiko stres
pada benih ikan sidat. Sebaiknya benih ikan sidat glass eel di
tempatkan pada akuarium yang beraerasi dan bersikulasi baik agar mudah
dalam memantau.Sebelum benih ditebar sebaiknya dilakukan aklimitasi
terlebih dahulu (proses adaptasi) pada tempat yang baru. Pada tahap ini
berikan pakan buatan menggunakan pur/pelet yang dicampur dengan cacing
sutra. Jika glass eel / benih sidat belum mau makan maka berikan cacing
sutra saja untuk menghindari kematian akibat tidak mau makan.

Pendederan 2

Pada tahap ini adalah proses pembesaran benih ikan sidat dari elver
menjadi fingerling. Ukuran benih ini adalah berkisar 10 gram. Kemudian
benih ikan sidat siap menuju tahapan selanjutnya yaitu proses
pembesaran.

Pembesaran

Selanjutnya adalah tahap yang terakhir yaitu pembesaran sidat hingga
mencapai ukuran konsumsi yaitu 200g, biasanya untuk mencapai ukuran ini
dibutuhkan waktu sekitar 5-6 bulan. Pada tahap ini kebersihan kolam
harus di perhatikan karena sisa makanan dan kotoran ikan sidat yang
terlalu banyak dapat menghambat pertumbuhan dan berdampak pada kesehatan
ikan sidat.

Pakan

Pemberian pakan sidat adalah sehari 3 kali berupa pelet, sedangkan pakan
segar paling tidak 3 kali dalam seminggu. Yang dimaksud pakan segar
adalah pakan dari hewan atau serangga misalnya jangkrik, keong/bekicot,
ikan kecil, kepiting kecil, udang dan lain sebagainya. Sebelum
memberikan pakan sebaiknya kotoran yang ada didalam kolam di bersihkan
dahulu melalui saluran pembuangan setelah itu isikan air lagi pada kolam
agar air menjadi jernih, setelah itu baru kita beri pakan. Saat
pemberian pakan matikan pompa air agar air menjadi tenang sehingga sidat
akan mudah untuk makan.

Pemanenan Dan Pemasaran

Pemanenan ikan sidat dilakukan dengan mengurangi debit air di dalam
kolam terlebih dahulu agar mudah dalam menangkap ikan sidat. Pemasaran
dapat dilakukan dengan menjual pada warung makan, restaurant, pasar,
bahkan jika pemanenan ikan sidat sangat banyak anda bisa mengekspornya
keluar negeri yang memiliki jumlah konsumsi ikan sidat sangat banyak
seperti Jepang, China, Prancis,Hongkong dan lain-lain.
Demikian informasi mengenai Ternak Ikan Sidat semogah bermanfaat.Baca juga (Ternak Ikan Bandeng)
Ternak Ikan Sidat | Admin | 4.5
Leave a Reply